Menu

Cara Mencegah Panas Pada Transistor Power

Setiap komponen yang bernama transistor jika bekerja (mendapat arus listrik), maka suhunya akan turun naik. Namun maksimal suhu adalah 70 derajat Celcius.  Oleh sebab itulah, transistor power ampli cepat panas dapat diatasi dengan memasang sirip pendingin yang umumnya terbuat dari aluminium dengan bentuk cukup besar untuk mengalirkan panas dari transistor, dan juga banyak transistor yang diberi rangkaian sebagai pencegahan panas.  Hal-hal yang harus Anda perhatikan terhadap transistor adalah sebagai berikut :

  • Jika transistor panas, maka tahannya menjadi kecil.  Aliran listrik yang diperlukan rangkaian elektronika lebih besar.  Dengan demikian arus pada baterai cepat habis.
  • Transistor tidak tahan terhadap panas yang berlebihan.  Jika transistor terkena panas berlebihan akan menjadi aus.
  • Jika transistor terkena panas berlebihan, maka tahanan dalam transistor akan mengecil dan penguatan yang dilaksanakan akan naik.  Pengaruh pada hasil bunyi yang ditimbulkan akan menjadi tidak bagus karena cacat.

 

Plat Pendingin Transistor

Agar transistor tidak mengalami sebagaimana hal-hal yang telah disebutkan di atas, maka biasanya dilakukan pencegahan panas sebagai berikut :

  • Transistor dilengkapi dengan plat pendingin yang dipasang pada chasis.  Hal ini akan memberi bantuan yang besar dalam mengurangi panas transistor.
  • Pada tabung transistor biasanya dipasang plat pendingin.  Karena dengan plat pendingin maka panas yang ada pada tubuh transistor akan mengalir ke plat tersebut sehingga panas bisa dikurangi atau diminimalisir.
  • Pada tubuh transistor dilengkapi plat rusuk-rusuk pendingin yang berfungsi membuang panas.
  • Pada kaki emitor dilengkapi dengan rangkaian tahan dan kondensator simpang.

Setelah mengetahui beberapa kiat mencegah panas tinggi pada transistor power amplifier diatas diharapkan dapat membantu kita dalam mengatasi masalah yang ada ketika merangkai power ampli kemudian terkendala karena panas tinggi yang timbul sehingga berpengaruh pada hasil keluaran suara dari speaker menjadi tidak maksimal. Hal ini terlihat sepele namun sangat besar dampaknya kalau tidak diperhatikan dengan benar karena akan membuat keadaan semakin tidak baik terutama ketika power amplifier tersebut digunakan dalam waktu yang lama, maka panas dari transistor akan memberikan pengaruh pada kinerja rangkaian tersebut. Bahkan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kerusakan cukup serius sehingga membuat kita kebingungan dengan apa yang hendak dilakukan untuk mencegah keadaan tersebut berlanjut karena dapat mempengaruhi keadaan kalau sampai tidak kunjung mendapatkan jalan keluar untuk masalah ini.

Dari berbagai kesempatan kita memang selalu memperhatikan proses pembuatan power amplifier baik itu dengan daya kecil sampai pada daya cukup besar untuk melihat perbedaan yang ada sehingga tidak jarang orang menilai bahwa sebuah rangkaian memang selalu memiliki kelemahan sehingga harus selalu disempurnakan dari pengalaman dilapangan yang membawa kita pada pelajaran berharga karena semua akan berdampak pada keadaan sebenarnya dari kehidupan ini nantinya.