Menu

Pengertian watt pada amplifier (ampli kecil watt besar)

Mungkin banyak diantara kita yang masih bertanya-tanya mengenai pengertian watt pada amplifier dan bagaimana cara mengetahui besarnya watt pada suatu amplifier yang sebenarnya, karena menghitung besaran nilai daya power amplifier memang perlu dilakukan dengan seksama. Kita kadang merasa bingung karena membeli kit power amplifier rakitan terbaik dengan nilai watt besar, dengan asumsi rangkaian ampli kecil watt besar sehingga mampu mengangkat speaker dengan baik.

Namun pada kenyataannya tidak seperti yang diharapkan, suara yang dihasilkan oleh speaker tidak sebagus apa yang kita inginkan, bahkan power amplifier tersebut cenderung tidak mengeluarkan suara sesuai yang tertulis pada bungkus yang tertera, sehingga kita beranggapan bahwa watt yang ada tidak sesuai dengan apa yang disampaikan. Sebelum kecewa, hendaknya kita tahu terlebih dahulu apa maksud tulisan watt pada amplifier apakah sesuai dengan yang kita inginkan atau hanya tulisan semata.

 

Memahami nilai maksimum daya sebuah power amplifier

Pada kenyataannya, ketika kita membeli kit amplifier dengan tulisan 300 watt atau 150 watt maka itu yang dimaksud adalah daya keluaran maksimal yang mampu dihasilkan oleh rangkaian amplifier tersebut. Daya yang mampu dihasilkan dengan suara volume paling keras namun masih bagus dan tidak pecah, artinya ketika kita memahami secara wajar, bukan berarti rangkaian tersebut memang mengeluarkan daya yang besar seperti yang tertulis dalam bungkusnya.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa tulisan yang tertera pada suatu power amplifier memang tidak dapat dijadikan acuan bahwa amplifier tersebut dapat menghasilkan daya yang sama dengan apa yang tertulis. Mungkin lebih baik kalau kita memahami lebih jauh mengenai apa itu penghitungan daya suatu amplifier.

Contohnya suatu power amplifier stereo memiliki daya 150 watt, jadi daya maksimal yang dapat dihasilakn masing-masing channel ( L dan R) adalah 150 watt x 2 , totalnya 300 watt. Namun hal itu dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga kita patut mencari tahu faktor apa saja yang mempengaruhi besarnya sebuah amplifier dengan daya maksimum yang dapat dihasilkan.

 

Memaksimalkan kit amplifier kecil agar menghasilkan watt besar

Untuk mendapatkan nilai watt maksimal maka kita perlu merakit sebuah kit power amplifier dengan  komponen pendukung yang memadai, pemilihan komponen tersebut akan berpengaruh ada nilai besaran watt yang dihasilkan.

Agar hasil  yang diperoleh dapat maksimal, maka kita harus memilih komponen pendukung yang tepat sehingga dihasilkan daya keluaran yang memadai sehingga mampu mendukung loudspeaker yang digunakan. Ini harus jeli karena akan berpengaruh pada nilai besaran daya yang dihasilkan sehingga kita mampu memiliki ampplifier sesuai keinginan hati.

Baca juga: Berikut contoh kit equalizer yang bagus

Beberapa faktor yang dapat digunakan untuk memaksimalkan daya atau watt sebuah power amplifier:

  1. Power supply atau besarnya ampere trafo yang digunakan. Untuk mendapatkan hasil maksimal maka kita harus menggunakan trafo atau power supply yang memiliki ampere besar, namun tetap melihat kembali kit yang akan kita gunakan agar tetap aman
  2. Sumber tegangan listrik, ini hampir sama dengan poin pertama. Ketika sumber tegangan yang digunakan besar dan maksimal maka akan menghasilkan daya yang besar pula.
  3. Komponen penguat akhir, disini maksudnya adalah transistor atau IC yang digunakan sebagai power amplifier. Ketika jumpa transistor semakin banyak maka akan menghasilkan daya yang besar dan kerja daro komponen tersebut ringan
  4. Pemilihan loudspeaker yang tepat, untuk mendapatkan suara yang maksimal dari power amplifier maka menggunakan speaker yang seimbang itu sangat perlu. Bukan berarti harus menggunakan speaker yang paling besar dayanya, namun harus disesuaikan dengan amplifier yang digunakan.