Menu

Rangkaian Mixer Optik

Rangkaian Mixer Optik? Apa pula ini? Samakah dengan audio mixer atau tidak? Mungkin itulah beberapa tanya pada diri Anda. Selama ini barangkali Anda hanya tahu dan mengenal audio mixer saja, padahal ada juga lho mixer optik. Fungsi dan kegunaannya sih sama, hanya prinsip kerja rangkaiannya yang agak berbeda dibanding mixer konvensional (audio mixer). Rangkaian ini boleh dibilang merupakan versi updatenya audio mixer yang tentunya menghasilkan mixing yang lebih baik lagi.

Mencampur sinyal pada frekuensi yang berbeda adalah praktek yang umum dilakukan di banyak bidang elektronik. Sistem audio, sistem komunikasi dan sistem radio merupakan area aplikasi khas. Dengan mixer frekuensi konvensional, umpan balik kapasitansi dapat menyebabkan sumber sinyal akan terpengaruh oleh sinyal output sehingga perlu dibuat rangkaian filter tambahan. Sinyal-sinyal dari sumber sinyal individu juga bisa saling mempengaruhi.  Di bawah ini kami tampilkan gambar skema Rangkaian Mixer Optik.

Gambar Skema Rangkaian Mixer Optik

Gambar Skema Rangkaian Mixer Optik

Dalam sebuah Rangkaian Mixer Optik, LED atau dioda laser digunakan pertama-tama untuk mengubah sinyal guna dicampur menjadi sinyal optik. Balok cahaya kemudian ditujukan membagi fotosensor (sebuah resistor yang sensitif terhadap cahaya, fotodioda, fototransistor, atau sel fotovoltaik). Arus dalam rangkaian output dikontrol oleh campuran sinyal input sehingga sinyal dari fotosensor adalah jumlah dari sinyal inputJumlah umpan balik kapasitansi dapat dibuat cukup kecil, tergantung pada konstruksi.