Menu

Rangkaian pemutus arus saat baterai penuh (pengaman charger aki)

Membuat sendiri rangkaian pemutus arus saat baterai penuh dalam posisi di charger memang unik, sebenarnya ini dapat kita pahami dengan seksama karena memang ada skema pengaman charger aki atau akumulator yang memiliki untuk memutus arus sehingga tidak mengalir terlalu besar ketika kondisi aki yang di cas sudah terisi penuh. Hal ini tentu saja dapat mengamankan baterai atau aki sehingga tidak merusak dan memberikan umur pemakaian yang lebih awet.

Memahami skema rangkaian pemutus arus pengisian otomatis aki 12 volt memang perlu kita kaji lebih mendalam sehingga dapat memberikan wawasan yang berguna apalagi kalau kita ingin mengaplikasikan rangkaian tersebut pada perangkat pengisi baterai yang kita miliki. Akan lebih aman untuk memahami bagian demi bagian sehingga tidak ada yang terlewatkan yang akhirnya akan membawa pada solusi masa depan yang lebih baik.

Mengantisipasi kerusakan baterai atau aki pada saat di isi memang perlu, karena ketika baterai sudah penuh terisi maka arus harus diputus atau tidak mengalir, kalau dibiarkan terisi sehingga melebihi batas waktu pengisian maka dapat memperpendek umur aki atau baterai tersebut. Hal ini tentu saja tidak kita inginkan, sehingga perlu ditambahkan rangkaian pengaman charger aki otomatis yang memiliki kegunaan sangat bagus.

 

Skema pengaman charger aki otomatis

Berikut ini adalah satu rangkaian yang dapat memberikan bantuan bagi kita untuk mendapatkan pemutus arus otomatis sehingga apa yang didapatkan adalah baterai kita akan terputus arus pengisiannya kalau sudah penuh. Berikut silakan dipahami melalui gambar dibawah:

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa skema pemutus arus charger aki otomatis tersebut ternyata cukup sederhana, tidak memerlukan komponen yang terlalu banyak. Ini memudahkan kita untuk membaca dan memahaminya, yang akhirnya akan dapat dibuat dengan mudah pada pcb sendiri, dan mencari komponen yang digunakan juga tidak terlalu sulit.

Aplikasi pemutus charger otomatis saat beterai penuh tersebut terdiri dari komponen utama berupa 2 transistor, 1 zener dioda 12 volt, sebuah relay dan 3 buah resistor. Ini memang tergolong sedikit komponennya, dan kita dapat menggambarkan sendiri skema rangkaian pada pcb kemudian membuat sendiri rangkaian tersebut.

Posisi pemasangan pada input charger pun mudah dilakukan, dan silakan dipahami dengan  seksama bagaimana rangkaian ini bekerja. Yang akhirnya dapat memutuskan arus pada saat kondisi baterai sudah penuh terisi. Ini akan membawa perubahan tersendiri sehingga segala hal yang memungkinkan baterai rusak dapat kita kurangi.

Mudah-mudahan dari apa yang disampaikan diatas dapat memberikan gambaran bagi Anda yang sedang mencari rangkaian pengaman charger saat aki penuh atau mungkin dapat diaplikasikan untuk baterai ponsel, silakan dapat membuat sendiri yang lebih kreatif untuk mengembangkannya lebih jauh. Dengan pembuatan sendiri rangkaian tersebut diharapkan dapat meminimalisir biaya dan membuat kita lebih mendalami mengenai proses pengisian baterai yang baik seperti apa.