Fungsi Kapasitor Pada Power Supply (Milar, Keramik, Elektrolit)

Pernah ada pertanyaan spesifik mengenai apa fungsi kapasitor milar pada power supply yang banyak digunakan termasuk pada rangkaian ac matic dan perangkat elektronika jaman sekarang. Tentu kita harus memahami bagaimana skema power supply dengan kapasitor elektrolit didalamnya sehingga dapat memberikan gambaran mengenai pengertian elco dan fungsinya yang dapat dijabarkan secara sederhana, bahkan mudah dimengerti dengan uraian yang singkat saja.

Secara umum kapasitor dapat dibedakan menjadi beberapa macam, jenis-jenis kapasitor tersebut akan memberikan fungsi yang tidak sama tergantung penerapannya pada rangkaian yang dimaksud sehingga akan memiliki nilai yang tidak sama pula. Hal ini memungkinkan kita untuk mencari tahu lebih jauh apa yang dimaksud dengan kapasitor tersebut sehingga semua hal yang berhubungan dengannya dapat diterangkan dengan lebih sederhana lagi.

Jenis-jenis kapasitor:

  1. Kapasitor elco (elektrolit condensator)
  2. Kapasitor mylar (kertas)
  3. Kapasitor keramik
  4. Kapasitor variable

Penjabaran fungsi kapasitor

Dari beberapa jenis kapasitor tersebut memiliki fungsi berbeda, misalnya fungsi kapasitor keramik dan milar kebanyakan digunakan sebagai filter pada rangkaian elektronika yang berhubungan dengan frekuensi misalnya pemancar radio, penerima, osilator, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Cara Menguji Kapasitor (Kondensator)

Berbeda lagi dengan kapasitor elco yang umumnya memiliki nilai lebih besar, seringkali digunakan dalam power supply dan rangkaian yang membutuhkan kapasitor dengan nilai besar sebagai filter dan kopling. Kita sering menjumpai elco dengan bentuk besar pada power supply, ini penting sekali karena dengan adanya capasitor tersebut dapat menjadi penyempurna tegangan dc yang sudah disearahkan sehingga lebih bersih dari noise. Karena noise ini dapat sangat merugikan pada rangkaian elektronika.

Ada pula kapasitor varco atau variable condensator, ini dapat kita jumpai pada radio pemancar dan penerima yang menggunakan komponen manual sebagai pengubah frekuensinya. Disini varco dapat digunakan sebagai pencari frekuensi yang nilainya dapat berubah-rubah sesuai putaran yang dibuat pada varco tersebut, sehingga gelombang frekuensi ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan siaran radio.

Kadang-kadang kita juga menemukan kapasitor mylar dan keramik pada rangkaian power supply atau ac matic. Ini wajar karena kebutuhan akan nilai kapasitor memang beragam sesuai fungsinya. Namun secara umum kapasitor tersebut digunakan untuk menghilangkan noise atau dengung yang masih ada dan kadang ikut terbawa sampai pada bagian lain dari rangkaian elektronika tersebut. Dengan penambahan kapasitor yang tepat maka diperoleh tegangan yang bersih, atau frekuensi sesuai yang diharapkan.

Baca juga:  Ukuran ELCO untuk speaker tweeter agar Treble Ngecis (Efek Tambah Kapasitor Non Polar)

Contoh penggunaan kapasitor

Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menjumpai rangkaian elektronika yang menggunakan komponen kapasitor didalamnya. Bahkan kalau dapat dibilang hampir semua rangkaian tersebut menggunakan kapasitor sebagai bagian penting yang dapat menjadikan fungsi dari rangkaian tersebut dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Sifat kapasitor selain sebagai penyimpan arus sementara juga sebagai penahan arus DC dan dapat dilalui arus AC. Ini dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika sesuai kegunaannya.

Berikut adalah beberapa concoh penerapan kapasitor sesuai fungsinya:

  • Sebagai filter pada power supply
  • Sebagai komponen untuk meredam noise pada rangkaian
  • Ditambahkan pada speaker atau rangkaian audio untuk mendapatkan frekuensi sesuai keinginan
  • Membantu menghemat daya listrik AC
  • Dan masih banyak fungsi lainnya