Cara Menguji Transistor

Transistor PNP & NPN

Transistor merupakan dioda dengan dua sambungan. Sambungan itu sedemikian rupa sehingga membentuk transistor tipe PNP maupun tipe NPN. Ujung-ujung terminalnya berturut-turut disebut emitor, basis dan kolektor. Basis selalu berada di tengah, diantara emitor dan kolektor. Transistor demikian disebut transistor bipolar karena struktur dan prinsip kerjanya sangat tergantung dari perpindahan elektron di kutub negatif yang mengisi lubang elektron di kutub positif. Guna menghasilkan rakitan yang bagus, sebaiknya sebelum disolder, uji transistor-transistor tersebut. Ingin tahu cara menguji transistor?

Berikut ini akan kami uraikan cara menguji transistor; transistor jenis PNP dan NPN.

  • Menguji Transistor Jenis PNP

Langkah-langkah yang perlu kita perhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Putarlah sakelar multimeter pada Ohm meter baik 1x, 10x atau 1K.
  2. Pencolok yang merah ditempelkan pada kaki basis, sedangkan pencolok hitam pada kaki emitor. Bila jarum bergerak itu berarti transistor dalam kondisi baik.
  3. Pencolok hitam dipindahkan pada kaki kolektor. Bila jarum bergerak itu tandanya transistor dalam kondisi baik.
  • Menguji Transistor Jenis NPN
Baca juga:  Rangkaian Dip Meter Sederhana

Langkah-langkah yang harus kita perhatikan dalam menguji transistor jenis NPN adalah sebagai berikut :

  1. Putarlah sakelar multimeter pada 1x, 10x, atau 1K Ohm.
  2. Selanjutnya tempelkan pencolok hitam pada kaki basis. Sedangkan pencolok merah pada kaki emitor. Bila jarum bergerak itu berarti transistor dalam kondisi baik.
  3. Kemudian pencolok yang merah dipindahkan ke kaki kolektor, bila jarum bergerak itu berarti transistor baik.

Demikian uraian singkat mengenai cara menguji transistor dan semoga bermanfaat bagi Anda.