Menu

Cara Pasang Kipas di Power Amplifier, Arah Tiupan, Pilihan Tegangan AC atau DC

Cara pasang kipas ac di power ampli jadi pilihan untuk mengurangi panas yang ditimbulkan oleh rangkaian power ampli apalagi untuk ampli dengan watt besar. Namun masih banyak yang bingung bagaimana arah tiupan angin kipas untuk ampli yang bagus, apakah menyedot keluar atau putaran kipas ampli diarahkan kedalam.

Fungsi kipas pada power amplifier memang sangat besar, ini mengingat pada penggunaan lama power ampli akan mengeluarkan panas yang berlebih. Misalnya pada penggunaan orang hajatan atau acara tertentu yang harus dihidupkan berhari hari, maka perlu adanya penambahan alat untuk membuang panas agar supaya tidak terjadi kerusakan pada komponen-komponen ampli yang panas tersebut, khususnya transistor penguat akhir.

Pemasangan kipas pada ampli sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, ada yang memasangnya didalam box power ampli, ada yang menambahkan dibagian belakang layaknya kipas cpu, ada yang memasangnya dibagian atas box power sehingga dapat memakai ukuran kipas yang lebih besar.

Kipas Power Amplifier Otomatis

Ini adalah pilihan tepat untuk Anda yang ingin menggunakan kipas pada power amplifier secara otomatis, dengan kontrol elektronik.

Alasan menggunakan kontrol otomatis pada kipas ampli adalah karena suara yang ditimbulkan kipas tersebut biasanya agak mengganggu, maka solusinya adalah menyalakan kipas hanya saat diperlukan saja. Yaitu pada saat ampli sudah panas dan pemakaian lama, sedangkan ketika ampli standby atau baru menyala maka kipas masih dalam posisi off.

Selengkapnya mengenai kontrol kipas ampli otomatis ini sudah kami bahas lengkap, silakan baca ulasannya disini: Rangkaian Kipas Power Ampli Otomatis dengan Sensor Suhu

Pilihan Kipas Ampli Pakai Tegangan AC atau DC

Pemasangan kipas power amplifier dapat menggunakan kipass AC atau kipas DC, ini menentukan bagaimana rangkaian pemasangan yang akan diterapkan nantinya. Pilihan ini sama-sama bagus, karena intinya adalah sama, untuk membuang panas berlebih pada box power ampli, mari kita simak bagaimana penjelasannya.

Kipas AC untuk Pendingin Power Amplifier

Kipas AC banyak digunakan untuk pendingin pada perangkat elektronika, sampai pada peralatan rumah tangga dalam kegunaan sehari hari.

Contoh spek kipas pendingin AC:

  • Ukuran : 12 cm x 12 cm x 3.7 cm ( tebal )
  • Frekuensi : 50 / 60 Hz
  • Arus : 0.14A
  • Dapat berfungsi sebagai exhaust fan atau kipas
  • Berdaya Listrik 30W Arus AC 220V (Bukan Air Conditioner)
  • Banyak digunakan untuk mendinginkan alat listrik
  • Dilengkapi pengaman baling2
  • Bisa mendinginkan peralatan elektronik rumah tangga/ruangan kecil sehingga tidak panas atau pengap

Memilih kipas pendingin AC sangat cocok bagi Anda yang ingin praktis, karena dapat langsung dipasang pada port AC power didalam box power ampli, atau Anda dapat menghubungkannya dengan output sensor suhu, bila ingin memasangnya dengan bantuan sensor.

Cara Memasang Kipas DC 12 volt ke Trafo CT

Pilihan selanjutnya adalah kipas pendingin DC, yang menggunakan tegangan 12 volt untuk membuatnya bekerja. Kipas ini lebih banyak digunakan karena memang aman karena memakai tegangan kecil sehingga minim resiko.

Cara pasangnya adalah dengan menambahkan power supply terpisah untuk kipas tersebut, bisa dengan trafo atau pakai ac matic. Alasan memisahkan kipas dari tegangan dc lain pada power ampli adalah untuk menghindari terjadinya noise yang ditimbulkan oleh putaran motor kipas, dan resiko kekurangan tegangan karena berbagi dengan komponen lain.

Cara pasang pada trafo CT: Silakan gunakan 1 dioda, dan 1 elco pada port ct dan tegangan 12 volt pada trafo. Besarnya dioda disesuaikan dengan ampere trafo, umumnya menggunakan trafo setengah ampere sudah cukup. Elco yang digunakan 1000uF/12volt.

Kemudian output atau terminal positif dari elco tersebut dihubungkan dengan terminal positif kipas, dan output negatif dengan terminal negatif pada trafo.

Penempatan, Arah Tiupan Kipas Pendingin Yang Baik.

Umumnya kipas pendingin power ampli ditempatkan pada bagian belakang box power, ini lebih efisien karena Anda tetap dapat menumpuk box power ampli dengan perangkat lain dan kipas tidak akan terganggu.

Bisa juga dipasang pada bagian atas box, menghadap kedalam box, namun resikonya kalau bagian atas ditumpuk maka angin buangan akan terhalang.

Arah putaran kipas pendingin ampli yang baik adalah mengarah keluar, atau tiupan angin menyedot panas dari dalam box dan membuangnya keluar.

Ini karena kipas dipasang pada ruangan tertutup yaitu pada box power ampli, jadi lebih efisien dipasang untuk menyedot panas dari dalam box, sama halnya dengan pemasangan fan pendingin laptop atau PC.