Menu

Ini Cara Mengukur Berapa Tegangan B+ TV Cina, Polytron, Sharp, LG, Toshiba, Samsung

Mengetahui berapa tegangan b+ tv apabila diukur menggunakan multimeter amat penting untuk memastikan apakah besar tegangan b plus televisi yang kita ukur sudah normal atau belum, karena pada beberapa kasus kerusakan tv ditandai dengan lonjakan tegangan b+ tv yang tinggi sehingga menyebabkan kerusakan lain yang makin sulit diatasi.

 

Besarnya Nilai Tegangan B+ Televisi

Pada televisi merk tertentu kadang memerlukan tegangan B+ yang agak tinggi dari umumnya, misalnya pada tv Sharp yang memiliki tegangan B+ sebesar 115 volt. Kalau kita mengganti power supply tv shap dengan gacun maka harus melalukan adjustment melalui trimpot dalam power supply baru tersebut.

Sedangkan pada televisi merk lain seperti panasonic, samsung, LG, polytron, dan toshiba memiliki tegangan B+ yang berbeda.

Umumnya nilai tegangan b+ tv pada kisaran 80 volt, 90 volt, 130 volt, dan 150 volt.

Masing masing model tv ini akan mengalami kendala atau masalah ketika tegangan b+ naik atau turun menjadi sangat kecil. Yang paling sering adalah tegangan b+ menjadi tinggi dan menyebabkan gambar pada layar tv menjadi melebar ke kiri-dan kanan layar, kalau dibiarkan akan menyebabkan transistor horizontal mati.

Lonjakan tegangan b+ yang naik terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan fatal pada blok horizontal, sehingga komponen dapat terbakar bahkan merusakan bagian defleksi yoke pada tv tabung.

 

Cara Mengukur

Untuk mengukur tegangan B+ TV amatlah mudah, silakan tempatkan multimeter pada bagian volt DC, lalu tempatkan probe hitam pada jalur ground, dan probe merah (positif) pada jalur tegangan yang menuju ke fbt dan blok horizontal.

 

Penyebab Tegangan B+ Naik

Pada tv merk polytron atau sharp, didapati ketika tegangan b+ naik terlalu tinggi makan menyebabkan televisi protek bahkan menjadi tidak menyala.

Pada beberapa kasus malah menyebabkan gambar garis vertikal yang artinya ada masalah pada bagian rangkaian horizontalnya.

Penyebab tegangan b+ menjadi tinggi dapat bermacam-macam, mulai dari tegangan power supply yang berubah sebagai akibat dari komponen rusak seperti resistor yang nilai tahanannya mengecil, elco yang kering, sampai pada STR yang bermasalah.

Kalau dalam model tv tertentu yang sulit mencari sparepart untuk komponennya maka jalan terbaik adalah menggantinya dengan blok baru seperti pada kasus penggantian gacun.

 

Akibat Tegangan B+ TV Terlalu Besar

Besarnya nilai tegangan B+ sangat berpengaruh pada semburan tegangan anoda yang menyupply CRT atau tabung televisi. Sehingga sering pula karena tegangan dari flyback terlalu besar maka mengakibatkan kebocoran pada jalur anoda dan kop flyback.

Kalau sudah begini maka harus cepat diatasi karena dapat menyebabkan kerusakan yang lebih kompleks sehingga banyak komponen terbakar dan sulit mengatasi bahkan menghabiskan biaya mahal untuk mengganti komponennya.

Maka mencari tahu dan mendeteksi secara cepat kerusakan pada tegangan jalur b+ amat penting sehingga memudahkan kita dalam memperbaikinya segera.