Rangkaian Digital Audio CD Player – CD-Rom atau CD-RW merupakan alat yang umum digunakan saat ini untuk membaca dan menulis data ke CD. CD Rom drive adalah alat pemutar CD ROM atau suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk. Yang sering dijumpai adalah CD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical)dan WORM (Write Once Read Many).
Fungsi CD-ROM drive adalah digunakan untuk membaca compact disk dalam bentuk audio atau CD-ROM. CD-ROM keluaran terbaru dapat membaca CD-R (CD yang dapat ditulis) dan juga CD-RW (CD yang dapat ditulis berulang-ulang). Kecepatan berputar dari CD-ROM biasanya tidak terlalu penting kecuali pada saat menginstal program, memainkan permainan (games) yang menggunakan CD-ROM drive, atau pada saat membuat CD dengan CD writer. CD ROM DRIVE hanya dapat digunakan untuk membaca sebuah CD saja. CD Rom drive dapat dijadikan menjadi sebuah player dengan Rangkaian Digital Audio CD Player.

Sebuah CD-ROM drive dapat digunakan sebagai unit yang berdiri sendiri untuk memutar CD audio digital tanpa berinteraksi dengan komputer. Output stereo CD player yang tersedia di jack audio dapat diperkuat dengan menggunakan fasilitas input audio yang biasanya tersedia pada tape-deck/tape-recorder atau amplifier stereo. Soket audio di bagian depan / belakang CD-ROM drive mampu mengemudi headphone atau speaker kurang dari 500mW. Jack stereo yang tepat untuk interkoneksi antara CD-ROM drive dan tape deck tersedia dari komputer / tape recorder suku cadang vendor. Prinsip kerja Rangkaian Digital Audio CD Player digambarkan di sini dengan bantuan diagram blok. Soket 4 pin pasokan listrik yang tersedia di bagian belakang CD player-ROM dimaksudkan untuk +5 V, tanah (dua pin tengah) dan input +12 V. Catu daya dapat dengan mudah diturunkan menggunakan sirkuit listrik konvensional seperti yang ditunjukkan pada gambar. Jika Anda memiliki CD-ROM drive eksternal, dapat hanya terhubung ke saluran listrik karena memiliki rangkaian dalam catu daya mandiri.