Menu

Cara Menghitung Nilai Resistor Berdasarkan Kode Warna Lengkap

Sekilas mengenai bagaimana cara menghitung nilai resistor akan kita ulas dalam artikel kali ini, meskipun sudah pernah dibahas dalam pertemuan sebelumnya mengenai pengertian resistor dan cara membaca kode warna resistor entah itu 4 warna atau yang 5 warna dan jenis lainnya, namun tidak ada salahnya untuk mengulas kembali tentunya dengan pemberian contoh soal perhitungan gelang warna resistor sehingga memudahkan kita untuk memahami lebih cepat.

Resistor merupakan salah satu komponen penting yang menunjang sebuah rangkaian elektronika, hampir semua rangkaian yang kita jumpai menggunakan resistor. Ada yang berbentuk kecil, sedang sampai ukuran besar. Tentunya hal ini disesuaikan dengan keperluan dari perangkat itu sendiri, bagaimana fungsi resistor dan penempatannya yang lebih efisien sehingga dapat berguna sebagaimana mestinya.

Di sekolah kita sudah diajarkan bagaimana cara membaca gelang warna resistor, sampai rumus resistor sehingga sudah ada gambaran mengenai hal tersebut. Meskipun pada kenyataannya kita jarang menggunakan ilmu tersebut, bahkan untuk orang yang sering bersinggungan dengan resistor itu sendiri belum tentu menguasai materi resistor dengan baik.

Pengelompokan resistor berdasarkan bentuk dan cara pemasangannya

Resistor memiliki bermacam bentuk dan ukuran, namun demikian secara umum resistor dapat dibedakan menjadi dua jenis, hal ini dilihat dari bentuk dari resistor itu sendiri. Juga berdasarkan proses pemasangan saat diterapkan pada sebuah rangkaian maka dapat diketahui ada 2 macam resistor yang paling sering digunakan.

Resistor berbentuk Axial atau Radial, ini merupakan jenis resistor yang sering kita jumpai dalam rangkaian elektronika standar, seperti pesawat televisi, radio, perangkat AC, dsb yang mengguankan resistor ukuran sedang atau besar. Proses pemasangannya pada PCB biasanya memiliki lubang tersendiri dan di solder pada PCB tesebut.

Resistor ini kebanyakan menggunakan kode warna khusus berupa gelang warna yang melingkar pada resistor tersebut, namun ada pula resistor dengan bentuk lebih besar memiliki kode angka sebagai penanda nilai hambatannya. Contohnya resistor untuk daya atau amplifier.

Resistor berbentuk chip, memiliki ukuran kecil bahkan ada yang memerlukan lensa khusus untuk membaca kode hambatan yang tertera pada body-nya. Umumnya resistor chip dijumpai pada rangkaian modern, misalnya pada perangkat komputer, handphone, dan perangkat lain yang memerlukan efisiensi ukuran agar lebih ringkas.

Pembacaan kode hambatan pada resistor chip adalah dilihat pada angka-angka dan huruf yang tertera pada body-nya. Setiap angka dan huruf tersebut memiliki nilai tertentu seperti yang sudah  ditetapkan sehingga kita lebih mudah mengetahuinya.

Tabel kode warna resistor beserta nilainya

Pada kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah resistor yang menggunakan gelang warna sebagai penanda nilai hambatannya. Untuk memahami tiap kode warna yang pada resistor maka kita harus membaca dengan urutan yang tepat jangan sampai terbalik. Nilai hambatan pada tiap warna dan contoh urutannya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Pada contoh gambar diatas adalah resistor yang menggunakan 4 gelang warna, dan pada tiap urutan ternyata memiliki peran berbeda dalam menunjukkan nilai hambatan dari resistor tersebut. Gelang ke 1 dan 2 sama menunjukan angka atau nilai dari resistor tersebut, sedangkan gelang ke 3 menunjukkan kelipatan besaran dari resistor tersebut, entah itu dalam puluhan, ratusan, atau mega ohm.

Selanjutnya gelang ke 4 menunjukkan toleransi hambatan dari resistor tersebut, hal ini berkaitan dengan keakuratan dari nilai resistor tersebut. Pada perangkat yang memerlukan akurasi nilai hambatan tinggi, maka ini sangat berpengaruh.

Contoh soal perhitungan kode warna resistor

Secara sederhana kita dapat membaca tiap gelang pada resistor dan mengetahui nilai dari resistor tersebut dengan menggabungkan semua nilai kode warna tersebut, bagaimana caranya? Yuk simak pada gambar dibawah ini.

Pada gambar diatas dapat kita ketahui:

  • Gelang pertama warna merah: 2
  • Gelang kedua warna merah: 2
  • Gelang ketiga warna merah: berarti 10 pangkat 2, atau tinggal tambahkan angka nol dua setelah kode warna ke-2.
  • Gelang keempat warna emas: toleransi 5%

Jadi dapat disimpulkan bahwa resistor diatas memiliki nilai 2200 ohm atau 2K2 ohm, dengan toleransi +-5%.