Menu

Skema Saklar Lampu Otomatis dengan LDR (2)

Sebenarnya ini bukan kali pertama kita membahas tentang rangkaian saklar lampu otomatis dengan ldr karena dalam tulisan terdahulu juga sudah pernah dibahas topik yang mirip. Dalam hal ini kita akan mengupas mengenai aplikasi rangkaian saklar otomatis menggunakan LDR yang biasa digunakan pada lampu taman, lampu penerangan jalan, dan aplikasi lainnya yang membutuhkan sisi praktis tanpa menggunakan saklar manual.

Sistem saklar menggunakan ldr memang cukup membantu bagi kita yang menginginkan sisi praktis dari penggunaan sehari-hari sehingga tidak perlu menggunakan tenaga manusia untuk menyalakan dan mematikan lampu, namun cukup menggunakan sensor cahaya matahari sehingga saat gelap lampu otomatis akan menyala dan sebaliknya saat sudah terang terkena sinar matahari maka lampu akan mati dengan sendirinya.

Contoh rangkaian saklar otomatis untuk lampu

Secara sederhana dapat kita cari tahu bagaimana gambar rangkaian lampu otomatis menggunakan saklar elektronika, dalam hal ini memanfaatkan sensor cahaya sebagai pemutus dan penyambung rangkaian tersebut. Lebih jauh, tentu sudah pernah mendengar bahkan membahas mengenai hal ini disekolah, oleh sebab itu kita akan menyajikan contoh gambarnya disini secara ringkas saja sehingga mudah dipahami.

Contoh lampu yang menggunakan saklar otomatis adalah lampu taman yang mana rangkaian lampu tersebut sepenuhnya dikendalikan oleh rangkaian sensor cahaya sehingga memudahkan kita untuk membiarkan koneksi lampu tersebut putus dengan sendirinya saat sudah sore. Dan ketika pagi hari tiba maka koneksi akan tersambung karena sensor ldr menangkap cahaya matahari.

Apa itu LDR atau sensor cahaya?

Sebelum membahas mengenai gambar skema lampu sensor cahaya, terlebih dahulu kita perlu tahu apa itu LDR yang merupakan komponen utama dari lampu otomatis ini. Tanpa adanya LDR maka rangkaian lampu otomatis tidak dapat bekerja.

Pengertian LDR, diketahui LDR adalah singkatan dari Light Dependent Resistor, maksudnya adalah sebuah tahanan atau resistor yang nilai besarannya dapat berubah-rubah dipengaruhi oleh intensitas cahaya. Yang dimaksud disini adalah nilai hambatan dari LDR tersebut dapat menjadi besar atau menurun dipengaruhi oleh banyak sedikitnya cahaya yang diterima oleh sensor LDR tersebut.

Yang paling umum digunakan sebagai parameter adalah cahaya matahari dimana ketika LDR mendapatkan paparan cahaya matahari maka secara otomatis nilai hambatannya akan berubah.

LDR dapat digunakan untuk mematikan atau menyalakan lampu secara otomatis tergantung dari rangkaian pendukungnya, fungsinya sangat dipengaruhi oleh komponen-komponen lainnya.

Skema saklar lampu otomatis menggunakan LDR

Selanjutnya kita akan membahas mengenai gambar saklar otomatis dengan mengaplikasikan LDR sebagai sensor cahaya untuk memutus dan menyambung rangkaian lampu tersebut.

Silakan dicermati gambar berikut:

Gambar diatas adalah contoh skema saklar lampu otomatis menggunakan LDR. Rangkaiannya memang sederhana dan hanya menggunakan beberapa komponen, sehingga tidak menyulitkan kita dalam membuatnya sendiri.

Komponen-komponen yang diperlukan adalah:

  • LDR
  • Relay 12 volt
  • Transistor C9013
  • Trimpot 10 K
  • Resistor 330 ohm
  • Sumber tegangan 12 volt

Cara merangkai komponen tersebut adalah seperti skema diatas, tentunya sangat sederhana sehingga kita dapat membuatnya sendiri pada PCB kosong dan merangkainya.

Selanjutnya untuk mengatur kepekaan dari sensor cahaya dapat diatur melalui trimpot yang sudah disediakan, dan output atau saklar yang akan dihubungkan dengan lampu adalah dari kaki relay.