Mendapati lampu LED yang rusak kadang mati kadang hidup menyebabkan kita memiliki banyak hal yang perlu ditanyakan, seakan semua itu memenuhi kepala sehingga didalam pikiran selalu ada rasa ingin tahu mengenai sebab lampu hemat energi cepat rusak, apakah ada hal mendasar yang menyebabkan lampu rumah tersebut seringkali mengalami kerusakan yang beragam, misalnya lampu led rusak berkedip-kedip seperti tidak kuat menyala.
Saat ini penggunaan lampu hemat energi entah itu berjenis lampu neon atau lampu dengan komponen led memang sudah sangat marak, selain menghemat konsumsi listrik, lampu jenis ini juga memiliki pencahayaan yang terang putih dan merata. Sehingga dari segi harga juga sangat terjangkau, yang akhirnya memberikan banyak pilihan untuk kita menggunakan lampu sesuai keperluan sehingga didapatkan opsi untuk memilih apakah lampu led dengan watt kecil atau dengan nilai daya yang lebih besar yang cocok dipakai.
Maraknya penggunaan lampu led bukan berarti tanpa masalah, seringkali terdapat keluhan yang terjadi misalnya lampu led cepat rusak, kadangkala nyala mati, dan keluhan lainnya. Kalau kita lihat kembali, sebenarnya dari merk dan harga yang mendasar sudah sangat nampak bahwa umur pemakaian lampu ini mungkin tidak sama.
Kalau memang lampu dengan harga murah menghasilkan sinar yang kurang terang itu hal wajar. Juga relatif rawan terhadap kerusakan, itu lumrah, karena untuk mendapatkan lampu dengan kualitas baik dan memiliki garansi memang diperlukan biaya yang tidak sedikit.
Ternyata dapat diperbaiki
Ada anggapan bahwa lampu led adalah komponen yang sekali pakai, artinya kalau rusak lalu dibuang dan beli lagi. Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar, karena ternyata jenis lampu ini juga masih dapat diperbaiki kalau memang mengerti hal-hal yang berkaitan dengan elektronika.
Bukan tidak mungkin, kita dapat mengerti seluk beluk lampu led kalau sudah terbiasa membuka dan memperbaikinya. Oleh sebab itu, tidak perlu ragu untuk membongkar lampu yang mati karena kita akan dapat memahami blok bagian dalam yang memiliki bermacam komponen, dan nanti akan dapat memahami lebih jauh untuk dapat memperbaikinya sendiri.
1. Sebagai contoh, kasus lampu led rusak yang pernah kami alami. Lampu tersebut adalah jenis dengan merk terkenal, dan memiliki daya pakai yang lumayan awet biasanya. Namun tanpa disangka, kami mendapati lampu led hanya tiba-tiba menyala berkedip.
Seperti ada bagian yang rusak atau tidak kuat tegangan listriknya. Penasaran, akhirnya memiliki untuk membongkar lampu tersebut. Dan setelah di test satu persatu, didapati ada 1 buah LED yang mati, ini ditandai dengan titik hitam ditengah komponen led tersebut, dan saat di test menggunakan multimeter ternyata memang mati.
Karena tidak punya komponen led sebagai penggantinya, kami memutuskan untuk memasang jumper sebagai ganti led yang putus tersebut, sehingga aliran listrik tetap dapat tersambung meskipun nantinya akan dikurangi oleh 1 buah led yang mati sehingga mengakibatkan nyala lampu tidak begitu terang.
2. Contoh lainnya, lampu led rusak mati total atau sama sekali tidak menyala. Membongkar bagian mesin dari lampu tersebuat membuat kami tahu bahwa ada bagian yang rusak namun tidak dapat dilihat hanya dengan melakukan pengecekan secara fisik. Lalu kami mencoba mencari lampu lain yang juga rusak, dan melakukan penukaran komponen.
Tenyata komponen led masih bagus semua, dan komponen lain pun saat di ukur masih bagus. Namun saat kami tukar satu blok, ternyata lampu dapat menyala.
Sehingga pada suatu kesimpulan dapat diketahui bahwa yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik adalah trafo atau coil yang terdapat pada lampu tersebut. Mungkin lilitan trafo sudah setengah konslet sehingga menyebabkan lampu tidak dapat menyala normal.