2 Cara Mengukur Tegangan Horizontal pada TV Untuk Mengetahui Kerusakan Osilator dan Driver

Kerusakan pada blok horizontal televisi ditandai dengan tidak normalnya tegangan yang melewati jalur tersebut, ini dapat jadi deteksi pertama untuk tahu apa sumber penyebab tv mati akibat kerusakan bagian osilator maupun blok horizontal tersebut.

Adapun Cara mengukur tegangan Horizontal pada tv adalah dengan menempatkan voltmeter pada posisi jalur tegangan dari driver horizontal maupun tegangan kolektor pada transistor yang berhubungan langsung dengan jalur flyback.

Untuk proses pengukuran tegangan horizontal tv yang akurat memerlukan tahapan tertentu, dalam hal ini akan kita ulas mendalam secara rinci sehingga diharapkan jadi solusi bagi yang ingin mengetahui sumber masalah pada televisi tersebut. Silakan simak beberapa ulasan dibawah ini.

Mengukur Tegangan Kolektor Transistor Horizontal

Ini dilakukan untuk mengetahui apakah jalur tegangan horizontal bekerja dengan normal atau tidak, sehingga kita dapat segera menemukan sumber masalah yang menyebabkan matinya televisi tersebut.

Proses pengukuran tegangan kolektor tr horizontal adalah:

  1. Posisikan multimeter pada volt ac 250 volt atau 400 volt
  2. Tempatkan salah satu probe ke ground dan probe lainnya (warna merah) sentuh-sentuhkan pada kaki kolektor transistor horizontal
  3. Jika ada percikan maka tandanya tegangan normal dan mengalir sampai ke crt, biasanya terukur 80-100 volt
  4. Apabila tidak ada percikan dan hanya menunjukkan nilai tegangan tertentu, itu tandanya tegangan ke crt atau tabung tidak ada.
  5. Perlu dicari sumber masalahnya, dapat di urut dari blok osilator sampai ke driver horizontal
  6. Ini memakan proses lama karena harus mengurut satu persatu
Baca juga:  8 Penyebab Tombol Speaker Bluetooth Tidak Berfungsi, Susah Dipencet, Tidak Mau Respon

Tanda-Tanda Kerusakan Osilator TV

Bagian osilator televisi meliputi komponen utama sebuah IC osilator dan beberapa komponen pendukungnya. Blok ini berfungsi memberikan osilasi sehingga menghasilkan gelombang yang berkaitan langsung dengan tampilan gambar pada layar tv, dan berhubungan dengan blok horizontal.

Maka jika blok osilator rusak, otomatis tv menyala cacat atau bahkan tidak ada tampilan pada layar sama sekali.

Sumber kerusaknya bermacam-macam, sehingga kita perlu mendeteksi satu persatu untuk tahu komponen mana yang rusak.

Secara ringkas dapat diuraikan seperti berikut:

  • IC osilator rusak, ditandai dengan tegangan pada kaki ic drop atau sangat kecil, body ic jika dipegang panas berlebih, atau kerusakan tampilan pada layar biasanya hanya menampilkan noise atau gambar garis-garis dan bintik bintik.
  • Kerusakan elco pada blok osilator, biasanya ditandai dengan elco yang gembung atau meletus, menyebabkan tampilan gambar tidak normal dan cacat.
  • Kerusakan pada resistor bagian osilator, menyebabkan tv mati total karena tegangan dc tidak mengalir sampai ke ic osilator.
Baca juga:  Penyebab Casing PC Nyetrum, Komputer Berisik dan Berdengung dan Cara Mengatasinya

Kerusakan Pada Driver Horizontal

Gejala paling sering yang ditemukan sebagai akibat kerusakan pada bagian driver horizontal adalah tv tidak ada tampilan, selengkapnya silakan simak.

Gejala kerusakan driver horizontal:

  • TV indikator menyala namun layar gelap, tidak ada gambar.
  • TV dihidupkan menyala sebentar lalu mati, atau protek
  • TV sama sekali tidak menyala

Untuk mengetahui sumber kerusakan maka harus mengurut satu satu sehingga menemukan bagian mana yang rusak, biasanya ada komponen mati atau gagal berfungsi.

Seringkali ada trimpot yang rusak, sehingga perlu diganti. Biasanya ini menyebabkan protect atau tv menyala lalu mati, maka harus diganti dengan trimpot baru.

Kerusakan resistor melar atau putus, menyebabkan tegangan di kolektor tr horizontal tidak mau nembak.

Kerusakan pada elco-elco blok driver, harus di urut satu persatu.