Lanjutkan membaca artikel ini jika Anda ingin tahu cara mengukur kapasitor elektrolitik (elco). Kapasitor elektrolitik adalah komponen elektronik yang memiliki kapasitansi dan polaritas tertentu.
Mengetahui Kerusakan Pada Elco
Bagi kita yang belum terbiasa mengetahui kerusakan pada elco, maka perlu memahami bagaimana cara mengukur elco dengan multimeter, apakah elco tersebut masih bagus atau tidak, atau malah sudah bocor.
Ciri ciri elco rusak sepintas adalah sebagai berikut:
- Ketika diukur dengan multimeter maka jarum atau angka tidak kembali ke nol, namun stagnan pada nilai tertentu. Ini menandakan elco short atau bocor
- Dari fisik nampak gembung atau terbakar
Mengukur Elco
Berikut adalah langkah-langkah umum untuk mengukur kapasitor elektrolitik:
Perhatian: Sebelum Anda mulai, pastikan kapasitor sudah dikeluarkan dari sumber daya listrik atau rangkaian yang terhubung.
- Persiapan Alat:
- Multimeter: Anda akan membutuhkan multimeter yang dapat mengukur kapasitansi. Pastikan multimeter Anda memiliki opsi pengukuran kapasitansi.
- Kapasitor Elektrolitik: Kapasitor yang akan diukur.
- Setel Multimeter:
- Pastikan multimeter dalam mode pengukuran kapasitansi. Biasanya ditandai dengan simbol “C” atau “CAP”. Lihat panduan multimeter Anda jika perlu.
- Ukur Kapasitor:
- Sambungkan probe multimeter sesuai dengan polaritas kapasitor (jika ada).
- Probe positif multimeter harus dihubungkan ke terminal positif kapasitor (ditandai dengan tanda +).
- Probe negatif multimeter harus dihubungkan ke terminal negatif kapasitor (biasanya tanpa tanda).
- Baca Nilai:
- Multimeter akan menunjukkan nilai kapasitansi pada layarnya dalam satuan farad (F) atau sub-multipelnya seperti mikrofarad (μF) atau picofarad (pF), tergantung pada ukuran kapasitor.
- Pemeriksaan Polaritas:
- Jika kapasitor memiliki polaritas, pastikan probe positif multimeter terhubung ke terminal positif kapasitor dan probe negatif ke terminal negatif. Memasukkan tegangan dengan polaritas yang salah dapat merusak kapasitor.
- Koreksi Toleransi:
- Kapasitor memiliki toleransi yang mengindikasikan sejauh mana nilai kapasitansi bisa berbeda dari nilai yang tertera pada bodi kapasitor. Ini adalah informasi yang bermanfaat untuk memahami akurasi komponen.
Kesimpulan
Jika kapasitor elektrolitik dalam kondisi baik, pengukuran ini akan memberikan Anda ide tentang nilai kapasitansi aktualnya. Namun, perlu diingat bahwa multimeter Anda mungkin memiliki toleransi dan keterbatasan tertentu dalam mengukur kapasitansi, jadi hasilnya mungkin tidak selalu tepat.
Jika kapasitor mengukur nilai yang sangat rendah atau tidak menunjukkan nilai, itu bisa jadi tanda bahwa kapasitor tersebut rusak atau bocor. Kapasitor yang bocor biasanya harus diganti karena dapat menyebabkan masalah pada rangkaian elektronik.