Menu

Rangkaian Alat Komunikasi Antar Ruang

Rangkaian Alat Komunikasi Antar Ruang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antar ruang. Di sini hanya diperlukan tambahan sakelar double pole – double throw. Tahap pertama adalah menghubungkan terminal A dengan C dan B dengan D seperti tampak dalam gambar. Gunakan kabel berisolasi. Lepaskan kabel dari gulungan primer yang menghubungkan ke basis transistor PNP. Solder kemudian sepotong kabel pada terminal tersebut dan hubungkan pada tanda “x” dari sakelar DPDT ke basis transistor PNP. Di bawah ini bisa Anda lihat gambar skema Rangkaian Alat Komunikasi Antar Ruang.

Lepaskan kabel dari gulungan primer transformator yang berhubungan dengan kolektor transistor NPN. Solder sepotong kawat pada ujung gulungan tersebut dan hubungkan dengan termial Y. Kemudian hubungkan terminal A dari sakelar DPDT ke kolektor transistor NPN dengan kabel yang lain.

Untuk menggunakan amplifier tersebut sebagai alat komunikasi, tempatkan speaker dan transformator tersebut pada tempat terpisah. Misalnya pada kamar lain atau lantai lain dari rumah kita. Dua utas kabel yang panjang gunakan sebagai penghubung dari tempat speaker ke tempat amplifier. Berikut ini gambar skema Rangkaian Alat Komunikasi Antar Ruang.

Gambar Skema Alat Komunikasi Antar Ruang

Gambar Skema Alat Komunikasi Antar Ruang

Daftar komponen :
– 2 buah loudspeaker 4″ (magnet permanen)
– 2 buah transformator output
– Sebuah transistor PNP 2N107 atau yang sejenisnya
– Sebuah transistor NPN 2N170 atau yang sejenisnya
– Resistor 50K
– Sumber daya 6 Volt DC
– Sakelar SPST
– Sakelar DPDT

Sebuah kabel menghubung antara gulungan primer transformator dengan sebuah terminal pada sakelar DPDT. Kabel yang lain menghubungkan ujung yang lain gulungan primer transformator ke terminal positif dari sumber daya. Penempatan speaker tersebut boleh dipilih, kedua-duanya sama. Diperlukan pula sedikit lagi kawat, yaitu untuk hubungan sakelar DPDT. Sakelar ini hendaknya ditempatkan pada dasar dari amplifier. Jika sakelar DPDT terletak pada sautu posisi, maka speaker yang satu  berfungsi sebagai mikrofon dan speaker yang lain sebagai pengubah getaran listrik menjadi suara.

Sedang yang lain sekarang sebagai mikrofon. Kita tidak dapat mendengar dan berbicara bersama-sama, harus bergantian. Oleh karena itu tandailah posisi dengar dan bicara pada sakelar DPDT. Kemudian buatkan kotak untuk unit Rangkaian Alat Komunikasi Antar Ruang dan satu lagi untuk unit speaker.