Menu

Rangkaian Pembasmi Serangga (pengusir semut, rayap, lipas, dll)

Pastinya tidak menyenangkan ketika mendapati lingkungan rumah penuh dengan serangga yang mengganggu, tujuan dari pembagian rangkaian pengusir semut ini juga untuk mengatasi masalah tersebut. Diharapkan dengan rangkaian pembasmi serangga nyamuk, lipas, kalajengking dan sebagainya dapat memberikan efek yang baik sehingga rumah Anda terbebas dari banyaknya serangga pengganggu.

Tidak sedikit yang merasa sulit untuk menemukan cara mengusir semut yang datang ke dalam rumah padahal kita sudah melakukan berbagai cara termasuk menggunakan kapur ajaib atau obat lainnya. Kalau hal ini belum juga teratasi, mungkin dapat mencoba cara lain yakni menggunakan skema pengusir serangga yang akan dibagikan ini, dengan harapan dapat memberikan opsi lain bagi yang ingin melakukan pembersihan rumah dari berbagai jenis serangga pengganggu.

Setiap hal baru yang muncul sebagai masalah selalu menuntut kita untuk bertindak cepat mengatasinya, apalagi kalau dapat kreatif dalam menciptakan suatu mesin pembasmi semut maka itu lebih baik karena apa ditakutkan dari dampak penggunaan insektisida dapat dihindari karena kita menggunakan cara yang lebih ramah lingkungan.

 

Skema pengusir semut sederhana

Meskipun ditujukan untuk mengusir semut, namun dalam penggunaannya sebenarnya rangkaian ini dapat pula berdampak para serangga kecil lainnya misalnya ngengat, nyamuk, rayap, dsb yang mengganggu karena kita menggunakan sistem elektronika untuk mengusir hewan tersebut.

Adapun seperti apa skema pengusir rayap dan semut tersebut, lebih jauh dapat dilihat pada penjabaran dibawah ini yang diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi Anda yang hendak merangkai sendiri sistem tersebut sehingga dapat bekerja dengan optimal.

Silahkan dicermati bagian-bagian dari rangkaian dibawah ini yang nantinya dapat dilihat nilai dari komponen yang digunakan, tentunya untuk memudahkan perancangan sampai proses pembuatan yang lebih sederhana lagi.

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa penggunaan masing-masing komponen akan menghasilkan kinerja yang bagus untuk membuat pengusir semut dan serangga lainnya sehingga menjauh dari dalam rumah, atau pergi karena takut dengan sinyal yang dikeluarkan oleh loudspeaker dari rangkaian tersebut.

Dalam hal ini kita harus lebih kreatif lagi dalam mendesain mulai dari penggambaran PCB sampai penggunaan lainnya sehingga semua yang dilakukan akan memberikan efek lebih baik dari apa yang seharusnya dapat kita lihat dan rasakan. Ini membawa dampak besar, terutama bagaimana menyikapi apa yang ada sehingga tidak akan membawa dampak sedikitpun bagi siapa saja yang merasa perlu memahami rangkaian tersebut, karena ingin membuatnya dengan lebih sempurna.

 

Kesimpulan

Dari apa yang kita simak, memang tidak mudah merancang sendiri rangkaian pembasmi serangga yang efektif karena memiliki tingkat kerumitan berbeda-beda. Namun kalau melihat dari skema yang paling sederhana seperti disampaikan diatas, tentu dapat melatih untuk mendalami kinerja rangkaian tersebut sehingga kedepan diharapkan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kalau memang mau praktis tentu lebih baik menggunakan pengusir serangga yang ada di pasaran, namun perlu hati-hati pula dampaknya bagi lingkunganĀ  karena mungkin saja dapat memberikan efek buruk.