Rangkaian penanda kebakaran untuk peringatan tanda bahaya

Membuat sendiri rangkaian penanda kebakaran layaknya alarm anti panas akan membuat kita merasa puas dengan pencapaian yang telah diraih. Bermacam jenis skema sensor tanda gawat darurat misalnya ada kebakaran atau percikan api yang menyebabkan kondisi bahaya maka perlu dicari lebih jauh jenis rangkaian tersebut yang paling sesuai dan tentunya tidak terlalu sulit dibuat.

Seringkali kita mengabaikan peralatan untuk keperluan darurat di dalam gedung atau bangunan rumah, padahal hal itu amat penting untuk mengantisipasi keadaan darurat misalnya saat terjadi kebakaran atau gempa bumi, maka alarm tanda bahaya adalah yang paling penting sebagai penanda agar orang yang didalam bangunan segera keluar.

Apalagi kalau dalam gedung melibatkan banyak orang didalamnya maka amat penting untuk mempersiapkan segala perangkat darurat untuk evakuasi saat terjadi keadaan bahaya sehingga dapat meninggalkan gedung dengan selamat dan tentunya tepat waktu karena situasi seperti ini dapat terjadi kapan saja tanpa disangka.

 

Skema sensor panas untuk penanda terjadinya kebakaran

Pada dasarnya perangkat sensor alarm kebakaran ini dibuat menggunakan perangkat sensor suhu yang akan mendeteksi perubahan panas di dalam ruangan atau suatu gedung. Sehingga prinsip kerja dari rangkaian ini amat sederhana dengan memanfaatkan beberapa peralatan yang ada sehingga membentuk suatu rangkaian pendeteksi keadaan darurat atau adanya bahaya api yang dapat menyebabkan kebakaran.

Baca juga:  Rangkaian Kipas Otomatis Dengan Sensor Suhu (Kipas Power amplifier Otomatis)

Tentu saja, untuk menggunakan skema dibawah ini agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya maka harus dihubungkan dengan perangkat lain sehingga dapat beroperasi dalam lingkup yang lebih luas misalnya dalam suatu gedung atau bangunan besar.

Lebih jauh, kita dapat melihat bentuk skema alat penanda kebakaran dibawah ini yang merupakan suatu sensor suhu sehingga masing-masing komponen yang digunakan memiliki fungsi untuk membuat rangkaian tersebut dapat bekerja maksimal sebagaimana yang di inginkan.

Pada skema diatas kita dapat melihat sebuah sensor dengan 3 pin sebagai komponen utama untuk memberikan sinyal tanda bahaya apabila terjadi peningkatan panas atau perubahan suhu yang drastis. Kemudian ada beberapa komponen lain seperti resistor dan dioda sebagai komponen pendukung, yang tidak kalah penting sensor ini juga menggunakan komponen IC LM358N sebagai otak atau pusat pengolahan sinyal yang didapatkan dari sensor sehingga nantinya dapat diteruskan untuk dapat memberikan sinyal bahaya kepada perangkat yang lebih besar.

 

Menelaah lebih jauh

Rangkaian diatas adalah bentuk dasar dari perangkat yang hendak digunakan sebagai penanda atau alarm kebakaran, masih banyak bagian lain yang diperlukan sehingga perangkat ini dapat difungsikan dalam cakupan yang lebih besar.

Baca juga:  Rangkaian sensor gerak PIR untuk lampu mendeteksi pencuri (skema lengkap)

Sehingga mengembangkan sendiri ide-ide kreatif akan memberikan kita banyak manfaat untuk menerapkan rangkaian tersebut sehingga dapat berguna untuk keperluan yang lebih banyak lagi. Ini akan memastikan adanya manfaat dari apa yang kita buat, dan bagaimana kita menerapkan suatu perangkat apalagi kalau itu adalah buatan sendiri maka memberikan nilai plus tersendiri.

Misalnya memasang alat tanda bahaya dirumah sendiri, dan mengaplikasikannya kedalam bentuk alarm penanda kebakaran kalau terjadi keadaan darurat. Maka kita dapat menerapkan rangkaian buatan sendiri minimal dalam lingkup keluarga dan rumah yang lebih penting untuk keperluan sehari-hari.