Menu

2 Skema Rangkaian Penggerak Motor Stepper DC Arduino

Merancang sendiri skema penggerak motor DC sederhana memang tidak mudah, pasalnya rangkaian penggerak motor stepper ini memerlukan kecermatan dalam membangun dan mengaplikasikan kedalam sebuah project yang pada akhirnya dapat bekerja dengan baik, layaknya untuk mengontrol gerak robot arduino atau untuk kegunaan lainnya yang memerlukan kontrol lebih stabil.

Rangkaian driver motor stepper secara khusus dapat dikategorikan sebagai Decade Binary Counter circuit, dimana rangkaian ini mempunyai keuntungan secara khusus dapat digunakan sebagai penggerak motor stepper dengan 2-10 langkah. Untuk mengawali langkah yang lebih jauh akan lebih baik kalau kita menilik terlebih dahulu bagaimana pengertian motor stepper secara mendasar

Pemberian nama pada motor ini dkarenakan rotasi poros dalam bentuk langkah yang berbeda dari DC atau motor lainnya. Pada motor lain kecepatan putaran, sudut penghenti tidak dalam kendali penuh kecuali jika sirkuit yang diperlukan dimasukkan. Non-kontrol ini hadir karena momen inersia, yang hanya merupakan karakter untuk memulai dan berhenti pada perintah tanpa penundaan. Pertimbangkan motor DC, setelah dinyalakan, kecepatan motor meningkat perlahan hingga mencapai kecepatan pengenal. Sekarang jika beban diletakkan pada motor, kecepatan berkurang dari nilai pengenal dan jika beban lebih meningkat maka kecepatan semakin menurun. Sekarang jika daya dimatikan motor tidak berhenti segera karena akan memiliki momen inersia, itu berhenti perlahan.

Salah satu kasus yang dapat dijadikan contoh fungsi motor stepper adalah kasus di printer aliran kertas tidak berhenti dalam beberapa waktu, maka akan kehilangan kertas setiap kali akan memulai dan berhenti. Kita perlu menunggu motor untuk memilih kecepatan dan waktunya kertas hilang. Ini tidak dapat diterima untuk sebagian besar sistem kontrol, jadi untuk mengatasi masalah seperti ini kami menggunakan motor stepper.

 

Skema motor stepper driver

Menggerakkan motor stepper adalah hal yang tidak mudah, memerlukan rangkaian khusus dengan  tegangan DC yang akan memberikan efek langkah-langkah dalam jangka waktu tertentu sehingga dapat berfungsi seperti yang di inginkan.

Memang tidak mudah untuk mempelajari fungsi motor stepper driver ini, namun menilik lebih jauh akan semakin tahu bahwa ini dapat diaplikasikan sendiri dalam sebuah rangkaian yang akhirnya akan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai apa yang harus dibuat dan bagaimana keadaan tersebut dapat digunakan untuk menggerakkan motor dc tersebut.

Dari skema motor stepper driver diatas dapat dilihat beberapa komponen penting sebagai penunjang berfungsinya sebuah motor, termasuk dalam penggunaan robot arduino, tentu memerlukan driver khusus yang digunakan untuk menggerakkan motor stepper arduino dengan kecepatan tertentu dan langkah-langkah yang harus sesuai dengan program yang dibuat.

Hal penting yang perlu di ingat adalah motor stepper tidak bekerja pada tegangan power supply tetap, perlu adanya semacam sinyal khusus atau puls yang sudah diatur untuk membuat motor ini bekerja. Sehingga driver yang digunakan juga harus mendukung sinyal ini sehingga dapat menggerakkan motor stepper dengan baik, dan dapat berfungsi seperti yang direncanakan.

Pembahasan mengenai motor stepper ini memang cukup menarik dan masih luas cakupannya, termasuk jenis motor bipolar dan unipolar yang akan memerlukan driver tidak sama pula. Untuk itu, akan lebih baik kalau mengungkap pembahasan mendalam mengenai hal ini dalam waktu yang lebih lama lagi, dengan referensi yang lebih banyak sehingga dapat memahami seluk beluk motor stepper dengan baik., termasuk penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, dan juga dapat uji coba pembuatan robot arduino misalnya.