Ini Efek Kapasitor Diganti Lebih Besar Nilai uFnya

Efek kapasitor diganti lebih besar nilainya secara langsung akan berdampak pada rangkaian, ini memberikan efek negatif yang sangat drastis, meskipun dalam beberapa kasus justru sebaliknya adalah sebuah efek positif yang didapatkan, namun semua perlu pemahaman. Silakan simak pembahasan tentang dampak ganti kapasitor dengan yang lebih besar uF nya berikut ini.

Kapasitor adalah salah satu komponen penting dalam sebuah perangkat elektronika, kapasitor banyak sekali digunakan dalam berbagai fungsi sehingga tidak heran apabila kita menjumpai banyak kapasitor digunakan dalam satu kit rangkaian.

Adapun beberapa jenis kapasitor yang sering dipakai adalah:

  • Kapasitor elektrolit atau elco
  • Kapasitor non polar jenis Mylar
  • Kapasitor keramik

Fungsi Penggunaan Kapasitor

Kapasitor mempunyai banyak peran di dalam sebuah rangkaian, ini memastikan rangkaian bekerja maksimal dan sesuai dengan perencanaan.

Bahkan hanya satu jenis kapasitor saja dapat mempunyai fungsi berbeda ketika dipasang pada bagian rangkaian yang berbeda. Sehingga kita harus mencermati sebuah bagian rangkaian jika ingin mengetahui secara pasti bagaimana kapasitor tersebut difungsikan.

Baca juga:  Cara Mengukur Elco Masih Bagus Atau Tidak, Ciri-Ciri Elco Rusak

Contoh fungsi kapasitor dalam rangkaian:

  1. Sebagai filter
  2. Sebagai penyimpan tegangan
  3. Sebagai kopling
  4. Sebagai pengatur nada (pada amplifier audio)
  5. Dan masih banyak lagi

Masing-masing fungsi kapasitor tersebut memungkinkan kita melakukan modifikasi ukuran dan nilainya untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Inilah yang akan kita bahas disini, bagaimana dampak yang ditimbulkan jika kita mengubah nilai kapasitor tersebut, entah dinaikkan atau malah diturunkan nilainya.

Efek Ganti Kapasitor Pada Perangkat Audio

Pada perangkat audio kita dapat menemukan kapasitor misalnya pada blok tone control, terdapat sunan kapasitor yang mempunyai fungsi sebagai peredam noise atau filter.

Ada pula kapasitor yang dapat berdampak pada nada-nada tertentu, misalnya pada nada bass maka kita dapat mengatur besar kecilnya kapasitor, dan juga pada nada treble.

Secara umum efek ganti kapasitor dengan ukuran lebih besar adalah: berubahnya waktu pengosongan dan pengisian kembali pada kapasitor tersebut, ini akan berdampak pada rangkaian

Contohnya pada perangkat audio, ketika kita ganti kapasitor dengan ukuran lebih besar maka bisa saja akan meredam lebih banyak nada tertentu misalnya nada treble jadi lebih lembut atau soft.

Baca juga:  3 Karakteristik Kapasitor Beserta Rumus Reaktansi

Demikian pula sebaliknya, nada lain akan lebih dominan sebagai efek dari nada treble yang lebih soft tadi, yakni nada bass dan nada tengah atau mid.

Contoh Kasus Lain Ganti Nilai Kapasitor dan Dampaknya

Pada kasus ganti nilai kapasitor dengan uF lebih besar pada kipas angin, maka akan berakibat pada jumlah tegangan yang disimpan pada kapasitor tersebut akan semakin besar. Sehingga spul atau lilitan motor kipas jadi cepat panas, dan putaran kipas jadi lebih pelan.

Pada kasus ganti kapasitor dengan uF lebih besar pada power supply, ini justru dapat berdampak positif. Hasilnya, tegangan yang output jadi makin bersih dari noise dan ini akan berdampak pada hasil akhir pada rangkaian tersebut yang lebih baik. Misalnnya suara ampli jadi makin jernih dan bertenaga, dll.