Cara mengetahui IC STK Rusak, Begini Ciri-Cirinya

Apa Itu IC STK

Sebenarnya sebutan IC STK tidak sepenuhnya tepat, karena stk merujuk pada satu kesatuan blok amplifier terpisah yang dikemas dalam bentuk IC dengan banyak pin-out, yang mempunyai fungsi masing-masing.

Dan ketika kita membongkar STK ini maka didalamnya terdapat banyak komponen layaknya modul power amplifier yang dikemas secara mini.

Jadi dapat dikatakan IC STK adalah sebutan mudah untuk satu blok power ampli yang dikemas dalam bentuk mirip IC ukuran jumbo, dan memang sangat memudahkan kita untuk merakitnya karena jelas hemat ruang.

Kelebihan Power STK

Seperti kita singgung diatas, kelebihan power amplifier stk adalah hemat ruang dan ringkas.

Ini memungkinkan kita menempatkan satu blok power pada ruang yang sempit misalnya pada tape compo, radio meja, atau box amplifier yang ukurannya kecil.

STK ini banyak digunakan oleh perusahaan audio misalnya polytron dalam perangkat audionya banyak menggunakan IC STK.

Selain kelebihan dalam hal ringkas dan daya output besar, STK juga punya kekurangan yang tidak dapat dihindari, diantaranya adalah ketika terjadi kerusakan maka kita harus mencabut dan menggantinya satu blok.

Baca juga:  Skema Amplifier Mosfet Serta Kelebihan Kekurangan

Ini jelas lebih mahal daripada kita memperbaiki power ampli yang tanpa stk, dapat mengganti komponen satu persatu.

Varian IC STK

STK hadir dalam berbagai kisaran serial, yang mana masing-masing tipe atau seri mempunyai daya output berbeda.

Dengan kata lain beda seri maka beda watt yang dihasilkan, dan tentu saja pin pinnya juga tidak sama.

Maka kita harus memperhatikan jika ingin mengganti maka harus dengan tipe stk yang sama.

Seorang kawan pernah bertanya, STK watt paling besar itu seri berapa? Kami hanya dapat menjawab, pernah menemukan seri stk watt nya 300 watt yang mana seri tersebut sangat mantap hasil audionya, jika dipasangkan dengan perangkat speaker yang tepat sesuai kegunaannya.

Contoh varian IC STK adalah Power Amplifier IC STK 4036 – STK 4044.

Ciri Ciri IC STK Rusak

Secara sepintas, kita dapat melihat kerusakan IC STK ditandai dengan beberapa gejala antara lain:

  • Jika dipegang body akan sangat panas
  • Fisik retak atau hangus
  • Jika di aliri tegangan supply, maka konsumsi daya nya sangat besar dan panas sekali
  • Jalur VCC konslet dengan ground
Baca juga:  Cara Menambah Watt Power Amplifier Mobil

Penjelasan Lengkap Kerusakan IC STK

IC STK (Integrated Circuit Stereo Power Amplifier) yang rusak dapat menghasilkan berbagai masalah dalam sistem audio. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui apakah IC STK Anda rusak:

  1. Cek Tanda-tanda Fisik: Periksa IC STK untuk tanda-tanda fisik kerusakan, seperti retakan, gompalan, atau tanda-tanda panas yang berlebihan. Jika Anda melihat tanda-tanda ini, itu adalah indikasi kuat bahwa IC STK rusak.
  2. Pengukuran Tegangan: Gunakan multimetre atau alat pengukur lainnya untuk mengukur tegangan input dan output IC STK. Pastikan bahwa tegangan yang diberikan sesuai dengan yang seharusnya, dan pastikan bahwa tegangan output sesuai dengan yang diharapkan.
  3. Uji Kebocoran: IC STK yang rusak mungkin menghasilkan arus bocor yang tinggi antara pin-pin. Anda dapat menggunakan multimetre dalam mode resistansi (Ohm) untuk mengukur resistansi antara pin-pin yang berdekatan. Jika Anda mendapatkan nilai resistansi yang sangat rendah atau nol, ini bisa menjadi indikasi bahwa IC STK rusak.
  4. Pengujian Sinyal: Hubungkan sumber audio yang berfungsi dengan input IC STK dan dengarkan keluaran audio. Jika Anda tidak mendengar suara apa pun atau suaranya cacat (misalnya, berdistorsi atau bersuara gemuruh), itu bisa menjadi tanda bahwa IC STK rusak.
  5. Pemanasan Berlebihan: Sentuh IC STK dengan hati-hati saat perangkat audio dalam keadaan aktif. Jika IC STK terlalu panas, ini bisa menjadi tanda bahwa ada masalah. IC STK yang panas berlebihan mungkin rusak atau perlu pendinginan yang lebih baik.
  6. Penggantian IC STK: Jika Anda mencurigai bahwa IC STK rusak, cara pasti untuk mengkonfirmasinya adalah dengan menggantinya dengan IC yang baru atau yang diketahui berfungsi. Jika masalah dengan audio selesai setelah penggantian IC, maka IC STK yang lama kemungkinan rusak.
  7. Periksa Sirkuit Lainnya: Ingatlah bahwa masalah audio tidak selalu disebabkan oleh IC STK. Sirkuit lain dalam sistem audio juga dapat menyebabkan masalah audio. Pastikan untuk memeriksa sirkuit lainnya sebelum mengganti IC STK.
Baca juga:  Cara Agar Power Amplifier 12 volt Bass Tambah Besar Empuk

Penting untuk diingat bahwa melakukan penggantian IC STK atau perbaikan peralatan audio yang rumit mungkin memerlukan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam bidang elektronika. Jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki pengalaman, lebih baik berkonsultasi dengan seorang teknisi elektronik atau menghubungi pusat layanan perbaikan audio profesional untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Selalu pastikan untuk mematikan peralatan dan berhati-hati ketika bekerja dengan komponen listrik.