Menu

Cara Setting Equalizer untuk Vokal Jernih Tidak Muddy

Peran equalizer dalam sebuah perangkat audio amat penting, apalagi kalau itu menyangkut kualitas suara yang ingin dicapai agar memenuhi keinginan dan standar tertentu, maka menyetel equalizer agar mencapai target rentang frekuensi yang di inginkan jadi kunci keberhasilan dalam pengolahan audio.

Pada penggunaan amplifier yang menonjolkan kualitas penyanyi maka diperlukan cara setting equalizer untuk vokal yang baik dan benar, sehingga hasil suara frekuensi mid yang dicapai jadi bagus. Apalagi kalau kerap menemukan perangkat audio dengan kualitas suara muddy dan mendem, maka penyetelan equalizer akan dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Jenis Jenis Equalizer

Dalam dunia audio terdapat 2 jenis equalizer yang kerap digunakan, yakni equalizer grafis dan parametrik. Dari dua jenis ini mempunyai fungsi yang sama dalam pengolahan frekuensi suara mulai dari frekuensi rendah yang menghasilkan nada-nada bass, frekuensi tengah atau midrange, dan frekuensi tinggi atau treble.

Adapun yang membedakan kedua equalizer terdapat adalah pada bentuk fisik dan beberapa komponen didalamnya, termasuk kelengkapan dalam memisahkan frekuensi yang memiliki bermacam channel atau masing-masing kanal.

  1. Graphic equalizer, menggunakan potensiometer yang berbentuk lurus dan cara pengoperasian adalah naik-turun. Ini paling banyak digunakan dalam perangkat audio
  2. Parametric equalizer, menggunakan potensiometer umum dengan bentuk knob dan diputar dari kiri-kanan untuk pengaturan frekuensinya.

Menyetel Equalizer utuk Vokal

Untuk melakukan pengaturan equalizer untuk mendapatkan frekuensi mid yang jernih dan cemerlang, maka kita perlu menggunakan perangkat yang mendukung, entah itu equalizer, amplifier dan kalau mau presisi dapat menggunakan headphone monitoring untuk memastikan hasil suara dapat tepat dan akurat, tidak ada frekuensi yang di boost.

  • Atur equalizer dari masing-masing channel, mulai paling kiri pada grafik equalizer adalah untuk menghasilkan nada bass, tengah untuk mid/vokal, dan paling kanan adalah frekuensi treble.
  • Mulai naik-turunkan masing-masing kanal dan sambil di dengarkan, bagaimana perubahan suara yang dihasilkan sehingga mendapatkan porsi bass yang sesuai, treble yang lembut dan tidak nusuk, serta bagian mid yang paling pas.
  • Pastikan lagi pada frekunesi tengah atau vokal terdengar jernih, posisinya pas ditengah dan tidak terlalu maju maupun terlalu dibelakang instrumen musik.
  • Jangan lupa untuk mengatur frekuensi untuk mendapatkan vokal penyanyi yang bersih, dan tidak tercampur nada bass, atau terlalu tinggi sehingga terkesan shouty dan boxy.

Hasil Akhir

Bila sudah mendapatkan target suara yang di inginkan maka hendaknya memastikan penggunaan amplifier yang sesuai, dan perangkat lain misalnya speaker yang mendukung sehingga dapat menghasilkan kualitas audio terbaik seusai kita kita inginkan.