Menu

Fungsi Preamp Mic, Jenis-Jenis, Serta Cara Kerjanya

Pre-amp mic adalah perangkat yang berada pada posisi setelah microphone dan sebelum tone control atau amplifier, rangkaian ini memiliki fungsi untuk menguatkan sinyal listrik dari mic yang masih sangat lemah sehingga nantinya akan sesuai dengan kriteria sebelum akhirnya masuk pada perangkat amplifier atau diolah melalui equalizer dan tone control.

Fungsi pre-amp mic adalah memperkuat sinyal suara yang berupa arus listrik berasal dari microphone sebelum masuk ke blok amplifier atau penguat audio final, karena sinyal analog yang diubah oleh mic condensor maupun microphone dynamic masih sangat lemah sehingga perlu dikuatkan terlebih dahulu sebelum sinyal tersebut diteruskan ke blok selanjutnya, biasanya blok ini adalah tone control yang berguna untuk mengatur frekuensi audio sebelum dikuatkan pada penguat akhir.

 

Cara kerja pre-amp mic

Sinyal suara yang ditangkap oleh microphone akan diubah menjadi sinyal listrik dengan  frekuensi tertentu, sinyal ini masih terlalu lemah sehingga perlu dikuatkan lagi untuk mendapatkan besaran yang sesuai. Penguat sinyal suara yang sudah dalam bentuk sinyal listrik ini perlu memiliki karakteristik tersendiri, berbeda dari penguat akhir atau amplifier dengan daya tinggi.

Yang dibutuhkan adalah penguat awal dengan daya tidak terlalu besar, namun memiliki keakuratan dalam menjaga frekuensi gelombang suara dalam bentuk sinyal listrik agar tetap bersih, tidak tercampur noise atau gelombang pengganggu.

Ini memerlukan rangkaian khusus yang dinamakan preamp mic, yang mempunyai fungsi memperkuat sinyal tersebut dalam beberapa tingkatan penguatan, tidak terlalu kuat namun masih menjaga kebersihan dari sinyal yang dikuatkan sehingga tidak menghasilkan noise.

Bacaan terkait: Fungsi Dioda Serta Pengertiannya

Penguatan yang bersih amat penting karena sinyal listrik yang sudah dikuatkan oleh preamp mic ini nantinya masih akan dikuatkan lagi pada tahap selanjutnya yakni amplifier, dan akan diolah frekuensinya melalui tone control. Sehingga kalau gelombang suara yang dihasilkan bersih maka tidak ada noise yang nantinya akan mengganggu dalam proses penguatan yang lebih besar.

 

Jenis jenis preamp mic

Terdapt banyak tipe atau jenis pre-amp mic sesuai dengan bentuk dan banyaknya komponen yang digunakan dalam rangkaiannya. Ini memberikan pemahaman bahwa menggunakan preamp mic yang sesuai untuk peruntukannya amat penting sehingga nantinya akan diperoleh karakteristik hasil suara sesuai dengan yang diharapkan.

Contoh beberapa jenis pre-amp mic:

  1. Preamp mic condensor, berbentuk kecil dan sederhana sesuai dengan mic yang akan dikuatkan yakni microphone jenis condensor. Mengutamakan bentuk yang kompak dan praktis, cocok untuk menggunakan skala kecil dan untuk keperluan yang mengharuskan untuk berpindah tempat.
  2. Preamp mic dynamic, dengan  echo. Ini adalah salah satu jenis preamp mic yang sedikit lebih kompleks karena mempunyai fitor tambahan yakni rangkaian echo digital, selain menguatkan sinyal dari mic juga akan memberikan efek echo pada suara yang dihasilkan. Kebanyakan rangkaian ini digunakan untuk keperluan yang lebih besar dengan menggunakan mic dynamic.

Sebenarnya masih banyak lagi jenis pre amp mic yang sering dijumpai di lapangan, ini sesuai dengan peruntukan masing-masing yang nantinya akan menghadirkan nuansa berbeda pada tiap penguatan yang dihasilkan. Pada aplikasi yang lebih kompleks diperlukan rangkaian lebih besar, demikian pula sebaliknya.