Menu

4 Kelebihan Memasang Skema Penguat Input Power Amplifier

Pentingnya Penguat Awal Power Ampli

Dalam memasang perangkat ampli berkualitas tinggi maka diperlukan pula dukungan beberapa blok komponen yang akan membentuk rangkaian sempurna sehingga menghasilkan suara yang jernih dan bebas noise.

Untuk melengkapi Amplifier Audio yang mempunyai watt tinggi, diperlukan desain Preamplifier Berkualitas TinggiPula. Topologi komponen diskrit, menggunakan rel suplai + dan – 24V dipilih, menjaga jumlah transistor seminimal mungkin, tetapi masih memungkinkan noise rendah, distorsi sangat rendah, dan margin kelebihan input yang tinggi.

Maka perlu dipilih jenis penguat awal ini sebelum memasuki power amplifier berdaya tinggi, biasanya penguat awal ini dinamakan pula dengan sebutan pre-amp.

Jelas, modul yang membentuk pre-amp ini dapat digunakan dalam kombinasi yang berbeda dan menggerakkan amplifier daya yang berbeda, asalkan tahapan berikutnya mampu menghadirkan impedansi input yang cukup tinggi (melebihi 10K ohm).

Pemasangan pre amplifier jadi sangat penting guna memaksimalkan daya keluaran dari penguat final yang nantinya akan langsung mengangkat speaker, apalagi untuk kegunaan dalam daya yang besar maka diperlukan penguat input power ampli yang bagus.

Skema Penguat awal Power Amplifier

Mencermati gambar diatas maka kita dapat melihat skema penguat input power ampli yang akan jadi rangkaian ideal untuk dipasangkan pada power ampli dengan daya60-300 watt, hal ini dilihat dari jenis komponen yang dipakai serta tegangan sumber yang memadai untuk proses penguatan di tahap berikutnya.

Jika fasilitas Tone Control tidak diperlukan, maka Preamplifier akan dibentuk oleh Modul Utama saja. Inputnya akan dihubungkan ke semacam sakelar pengubah, untuk memungkinkan beberapa perangkat reproduksi audio terhubung, mis. Pemutar CD, Tuner, Tape Recorder, iPod, MiniDisc dll. Jumlah total dan jenis input diserahkan kepada pilihan konstruktor rumah. Output dari Modul Utama akan dihubungkan ke Log 22K. potensiometer (gang ganda jika preamp stereo direncanakan). Kabel pusat dan ground dari potensiometer ini harus terhubung ke input power amplifier.

Namun jika hendak menggunakan tone control, maka pre-amp ini dapat dipasang sebelum tone control atau sebelum equalizer, sehingga akan memungkinkan untuk memasang beberapa kit sekaligus namun tetap harus diperhatikan apakah itu akan sesuai dengan power ampli yang digunakan nantinya atau tidak.

Keuntungan Menggunakan Penguat Awal / Pre-Amp

Kita dapat melihat beberapa kelebihan pemasangan pre amp pada rangkaian amplifier, ini akan memastikan semua bagian ampli bekerja dengan baik dan menghasilkan suara yang maksimal meskipun dalam volume kecil, atau ketika di setel pada volume tinggi.

Diantara beberapa keuntungannya adalah:

  • Memaksimalkan kinerja power amplifier
  • Pre amp sebagai pendorong daya yang dihasilkan oleh power ampli agar lebih stabil dan kuat
  • Kejernihan audio yang dihasilkan meningkat
  • Pada beberapa tipe pre-amp, maka dapat ditambahkan efek bass, treble, atau bagian frekuensi lain yang hendak di boost