Memiliki perangkat audio dengan kualitas suara sangat bagus tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita, termasuk merangkai amplifier dan speaker aktif yang notabene memerlukan banyak komponen pilihan dengan kualitas paling bagus karena kita dapat memilihnya sendiri satu persatu. Namun perangkat tersebut tidak selamanya berfungsi dengan baik, kadangkala terdapat kerusakan yang mengharuskan kita memahami pula bagaimana memperbaikinya sehingga akan dapat memecahkan permasalahan yang ada.
Kenapa bass speaker tidak bunyi? Salah satu yang kerap terjadi adalah mencari penyebab bass sember pada speaker aktif yang kita miliki dirumah, sudah membeli speaker dengan harga mahal namun kalau suatu saat suara yang dihasilkan rusak atau terjadi kendala, maka sangat disayangkan apabila kita harus keluar biaya lagi untuk service dan membawanya ke bengkel.
Seringkali ditemukan pula suara bass pecah pada speaker lapangan atau subwoofer yang memiliki dimensi besar dengan daya power tinggi, misalnya pada woofer ukuran besar. Tentu kita harus memahami lebih jauh dimana letak kerusakan yang terjadi sehingga mengakibatkan suara bass atau nada rendah menjadi hilang atau terganggu sehingga menghasilkan output suara yang tidak maksimal.
Beberapa kerusakan pada speaker khususnya bagian woofer yang sering terjadi:
- Nada bass sember saat volume dikencangkan
- Nada bass pecah saat volume tinggi
- Suara yang dihasilkan bass kecil dan vokal pecah
- Nada bass sama sekali hilang
- Suara besar sebelah atau imbalance
Mencari penyebab nada bass sember saat volume dibesarkan
Kendala kerusakan pada speaker yang ditandai tidak semua frekuensi berhasil dikeluarkan dengan maksimal akan menyebabkan kita mengalami beberapa gangguan sehingga sangat disayangkan kalau hal itu tidak dapat kita perbaiki, yang berujung pada pembelian perangkat baru padahal sebenarnya hal itu masih bisa dihindari kalau kita mampu mencari sumber masalah dari kerusakan tersebut.
Suara nada bass atau low frekuensi yang terganggu bahkan hilang pada speaker disebabkan oleh beberapa hal, ini harus kita ketahui dengan baik apa sumber permasalahannya sehingga dapat memecahkan masalah tersebut dengan tepat.
a. Membran rusak, salah satu bagian yang rentan mengalami kerusakan pada speaker adalah bagian membran. Dan membran inilah yang banyak berperan untuk menghasilkan suara di nada rendah atau bass, kerusakan dapat terjadi karena faktor umur atau ada penyebab lain misalnya membran kotor, terkena cairan, dimakan tikus, dsb. Untuk memastikan penyebabnya kita harus mengecek membran speaker dengan membongkarnya dari box, dan memastikan keadaan membran bersih dan masih lentur sehingga dapat berfungsi dengan baik.
Ternyata besarnya nilai hambatan speaker berpengaruh pada keluaran suara entah itu pelan, keras, atau malah bunyi pecah kalau tidak sesuai. Lebih lengkap baca tentang Pengertian Impedansi
b. Kurangnya daya karena kualitas amplifier menurun, ini terjadi pada speaker aktif yang rusah berumur, lama dibeli dan memiliki jam terbang tinggi. Biasanya ada komponen yang mengalami penurunan performa, menyebabkan beberapa gangguan seperti nada bass pecah saat volume dikencangkan, suara dengung, suara kecil sebelah, atau mati total. Kita harus mengecek kondisi komponen-komponen secara fisik maupun dilakukan pengukuran. Komponen yang paling sering rusak adalah capasitor atau elco di blok power amplifiernya.
c. Power supply kurang tegangan, hal ini bisa juga terjadi pada speaker aktif rakitan. Ketika kita kurang tepat dalam memilih power supply yang tidak cocok dengan amplifier pada speaker tersebut maka akan menyebabkan kurang maksimalnya daya yang dihasilkan oleh woofer, menyebabkan bass sember atau tidak ‘lepas’ sehingga terasa ampang. Biasanya disebabkan karena power supply kurang tegangan atau kurang bersih dalam filter nya.
d. Bagian power amplifier mengalami kerusakan, yang terakhir adalah bagian penguat audio akhir akhir atau poweer amplifiernya. Bagian ini adalah yang terhubung secara langsung ke speaker dan yang menguatkan sinyal audio sehingga kalau terganggu atau terjadi kerusakan akan menyebabkan suara yang dihasilkan kurang maksimal bahkan terganggu. Ada kalanya komponen seperti resisitor atau transistor penguat mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan pengecekan dan pengukuran secara mendalam untuk tahu penyebab pastinya.
Demikian pembahasan kali ini yang berkaitan dengan seputar kerusakan pada subwoofer atau speaker aktif, khususnya pada bagian low frekuensi. Kalau ingin tahu selengkapnya mengenai perbaikan sendiri speaker yang rusak, dan tips mengamankan speaker Anda agar tidak ikut rusak kalau bagian lainnya terjadi kerusakan, sudah pernah kita bahas dalam tulisan terdahulu, Anda bisa membacanya disini: Rangkaian speaker protector agar subwoofer tidak mudah rusak